Jumat, 24 Mei 2013

Ayah yang hebat


Ayah yang hebat
P
ada suatu hari dimana ada seorang anak yang sudah dewasa duduk disamping ayahnya yang sudah tua, anaknya itu sedang membaca koran disamping ayahnya, ketika itu ayahnya melihat seekor burung yang sedang menangkering diatas pohon, lalu ayahnya pun bertanya “nak itu apa?” anak itu pun menjawab “itu burung” kata ayahnya “ohh”, burung itu pun pergih, kemudian burung ituh datang lagi, lalu ayahnya pun bertanya “nak itu apa?” anak itu pun menjawab “itu burung “,burung itu pun pergih, kemudian burung ituh datang lagi, lalu ayahnya pun ber tanya “nak itu apa?” anak itu pun menjawab “itu burung “,ayahnya terus terus bertannya sampai anaknya pun kesal karena ayahnya bertanya hal yang sama sampai anak itu memarahi ayahnya, Anak itu pun minta maaf.
Ketika itu ayahnya mengambil sebuah buku ayahnya itu mengasih buku tersebut kepada anaknya, dituliskan “anak ku kau sudah bisa bicara kau selalu bertanya itu apa? Aku pun menjawab itu burung sampai 30x kau bertanya hal yang sama”.
Hikmanya adalah: orang tua kita sudah mengasihi kita dari kecil sampai besar, tetapi ketika kita sudah sukses malah orang tua kita tidak dirawat muda-mudahan janggan sampai amiin.

Kamis, 23 Mei 2013

Perjalanan yang sangat luar biasa


Perjalanan yang sangat luar biasa
A
da seorang anak yang sudah dewasa sedang diajarkan menggemudi mobil dengan ayahnya. Dia menggemudi kota antar kota ketika dia menggemudi awan hitam datang yang sangat lebat kemudian anak ituh bertanya ayah disana akan ada badai, ayah berkata lajutkan saja perjalanan kita, baik ayah kemudian anak dan ayahnya melanjutkan perjalanan, ketika itu hujan turun badai turun, ayah apakah kita berhenti saja, tidak nak kita lanjutkan saja perjalanan kita baik yah, anak dan ayahnya melanjutkan perjalanan semua motor dan mobil pada menyingkir pepohonan pada berjatuhan hujan badai mulai besar, anak itu pun tartannya pada ayahnya, ayah apakah kita berhenti saja, tidak nak kita harus sampai tujuan, baik yah .
Ketiaka itu anak pun mengikuti apa yang di ucapkan sama ayahnya, semua rintangan dihadapi ketika itu nereka berhasil melewati badai tersebut, ayahnya berkata nak berhentilah, anak itu pun bertanya kenapa yah ketika kita sudah sampai sini berhenti, lihat kebelakang semua orang kebasahan kita sudah melewatinya semua.

Hikmahnya adalah: kita harus berusaha semak simal mungkin jangan setengah-setengah kita harus terus berusaha mecapai cita-cita.